Showing posts with label Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Mikrotik. Show all posts

Saturday, March 25, 2017

Mikrotik Command : Cara Load Balancing Mikrotik




Kondisi ISP : dimana kita bekerja sebagai Administrator menggunakan lebih dari satu gateway untuk terhubung ke Internet. Semuanya harus dapat melayani layanan upstream & downstream. Karena akan beda kasusnya apabila salah satunya hanya dapat melayani downstream, contohnya jika menggunakan VSAT DVB One-way.

Untuk kasus ini dimisalkan ISP memiliki 2 jalur ke Internet. Satu menggunakan akses DSL (256 Kbps) dan lainnya menggunakan Wireless (512 Kbps). Dengan rasio pemakaian DSL:Wireless = 1:2 .

Yang akan dilakukan :
1. Menggunakan semua jalur gateway yang tersedia dengan teknik load-balancing.
2. Menjadikan salah satunya sebagai back-up dengan teknik fail-over.

OK, mari saja kita mulai eksperimennya :

1. IP address untuk akses ke LAN :

/ip address add address=192.168.0.1/28 interface=LAN

IP address untuk akses ke jalur DSL :


 /ip address add address=10.32.57.253/29 interface=DSL

IP address untuk akses ke jalur Wireless :


 /ip address add address=10.9.8.2/29 interface=WIRELESS


Tentukan gateway dengan rasionya masing-masing :


 /ip route add gateway=10.32.57.254,10.9.8.1,10.9.8.1


2. Pada kasus untuk teknik fail-over. Diasumsikan jalur utama melalui Wireless dengan jalur DSL sebagai back-up apabila jalur utama tidak dapat dilalui. Untuk mengecek apakah jalur utama dapat dilalui atau tidak, digunakan command ping.

>/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.0.0/28 action=mark-routing new-routing-mark=SUBNET1-RM
> /ip route add gateway=10.9.8.1 routing-mark=SUBNET1-RM check-gateway=ping
>
/ip route add gateway=10.32.57.254

###################################################

sepertinya menggunakan mikrotik jg bisa untuk "load balancing" tinggal pasang 3 interface,

interface A untuk Speedy1 , misal IP 192.168.1.1
interface B untuk Speedy2 , misal IP 192.168.2.1
Interface C untuk LAN , misal IP 10.10.10.0/24


config di mikrotik sperti ini :


> /ip address add address=10.10.10.0/24 interface=LAN


IP address untuk SpeedyA :

> /ip address add address=192.168.1.1/32 interface=SpeedyA

IP address untuk SpeedyB :


>/ip address add address=192.168.2.1/32 interface=SpeedyB

Selanjutnya kita tentukan gateway dengan prioritas :

/ip route add gateway=192.168.1.1,192.168.2.1,192.168.2.1

Bisa juga ditambahi config untuk failover, jd misal salahsatu speedy ada yg mati bisa langsung menggunakan speedy jalur satunya,

 /ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=10.10.10.0/24 action=mark-routing new-routing-mark=RM-SPEEDY

 /ip route add gateway=192.168.2.1 routing-mark=rm-speedyB check-gateway=ping

 /ip route add gateway=192.168.1.1


Atau dg alternatif lainnya yakni, kita membagi traffik ke dua jalur speedy tersebut berdasarkan group network di LAN kita,

Kita setting IP di masing" interface mikrotik,

/ip address add address 192.168.1.1/32 interface speedyA
/ip address add address 192.168.2.1/32 interface speedyB
/ip address add address 10.10.10.1/24 interface LAN


Selanjutnya kita coba bagi network kedalam 2 Group

add chain=prerouting action=mark-connection src-address 10.10.10.0/25 new-routing-mark= Group-A
add chain=prerouting action=mark-connection src-address 10.10.10.128/25 new-routing-mark=Group-B

selanjutnya kita set default gateway masing-masing group

/ip route add gateway=192.168.1.1 routing-mark=Group-A
/ip route add gateway=192.168.2.1 routing-mark=Group-B


Pastikan juga kita udah setting NAT pada network kita

/ip firewall nat add chain=srcnat src-address 10.10.10.0/24 action=masquerade


================================================================================
Menggunakan 3 etrernet card

ether1 ==> wireless
ether2 ==> speedy
ethet3 ==> Lan

mikrotik command:

/ip address add address 202.152.74.1/32 interface ether1
/ip address add address 192.168.1.2/32 interface ether2
/ip address add address 192.168.10.1/24 interface ether3


Membagi Ip menjadi 2 Group

add chain=prerouting action=mark-connection src-address 192.168.10.0/25 new-routing-mark= Group-A

add chain=prerouting action=mark-connection src-address 192.168.10.128/25 new-routing-mark=Group-B


Default gw masing-masing Group

Group-A=192.168.10.0/25 default gw 192.168.1.1

Group-B=192.168.10.128/25 default gw 202.152.74.128


mikrotik command:

/ip route add gateway=192.168.1.1 routing-mark=Group-A
/ip route add gateway=202.152.74.128 routing-mark=Group-B


Nat IP local

192.168.10.0/24 ==>masquerade

mikrotik command:

/ip firewall nat add chain=srcnat src-address 192.168.10.0/24 action=masquerade

==================================================================================
ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1 check-gateway=ping
ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.0.148.254 check-gateway=ping


Dimana 192.168.1.1 adalah ip router ADSL & 10.0.148.254 gateway RT/RW-net pake 2.4ghz.
cek gateway pake ping jadi kalau gateway down, langsung switch. Kalau gak down ya langsung on 2 sekaligus, kayanya sih load balancing

cuma kebetulan saya tambah parameter distance=2 di gateway RT/RW-net jadi dapet prioritas lebih rendah ..

Firewall / NAT bikin dua biji untuk masing-masing gateway

untuk client sih gampang
add route default gw IP-ether-mikrotik

PC / Router mikrotik yang saya operasikan ada 3 LAN card, 2 ke arah modem ADSL, 1 ke arah LAN
client di arahkan gatewaynya ke ethernet LAN mikrotik aja.

Saturday, March 4, 2017

Konfigurasi IP Address dan dhcp client mikrotik

Setelah melakukan konfigurasi Pertama, yakni / setting interface mikrotik, langkah kedua selanjutnya adalah setting IP Address, . dan setting dhcp client pada interface 1, gunanya untuk mendapatkan akses internet dari ISP. jika anda ingin mengenal lebih dalam tentang IP Address. bisa baca DISINI.
Dan Berikut tutorial Setting IP Addres mikrotik :

1. Setting IPAddress interface 2  LAN ( ether2 local )

buka menu IP > Address > klik icon tambah ( plus warna merah ) lalu isikan alamat ip address 192.168.100.1/24 atau terserah anda. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini 



setelah selesai. Jangan lupa pilih interface mana yang akan disetel IP addressnya. Lalu klik OK.

2. Setting DHCP Client interface 1 internet ( ether 1 Public )

Buka Menu DHCP  > Client > klik icon tambah  ( plus warna merah ), lalu pilih interface ( disini menggunakan interface 1 /internet ) lalu klik OK. Lebih jelasnya, lihat gambar berikut ini :


Jangan lupa juga. Setelah interface 1 berhasil mendapatkan alamat ip. Langkah berikutnya adalah setting DNS agar mikrotik dapat mengakses internet. Untuk langkahnya bisa dibaca DISINI: 




Setting Interface mikrotik

Langkah pertama dalam konfigurasi mikrotik ialah menyetel interface atau nama interface. Tujuannya agar mudah dalam konfigurasi. Misalkan didalam mikrotik ( mikrotik router asli ) umumnya ada 5 interface port LAN. Dimana setiap port memiliki fungsi masing-masing. Dan berikut fungsinya 

  • Port 1 ( ether1 ) fungsinya sebagai koneksi internet publik. Lebih jelasnya. Sebagai tempat kabel LAN langsung dari ISP ( Internet service provider )
  • Port 2 ( ether2 ) Umumnya digunakan untuk keperluan konfigurasi. 
  • Port 3 ( ether 3 ) Umumnya digunakan sebagai interface Hotspot atau Pemancar Wifi
  • Port 4 dan Port 5 lain lain..


Nah. Untuk menyetel interface dlam mikrotik ada 2 cara yang bisa dilakukan. Yaitu melalui Mikrotik Command Line dan yang lebih mudah lagimenggunakan interface Winbox. Disini kita akan menggunakan winbox sebagai media konfigurasinya. Dan berikut caranya :

Buka Winbox. Pilih menu Interface > Ether1 > klik dua kali, maka akan muncul jendela baru. Dan rubah nama interfacenya menjadi Internet . Atau terserah anda. Umumnya diganti menjadi ether1 Public. Setelah anda menggantinya. Tinggal klik Apply dan Ok. Lihat gambar dibawah ini.


Setelah itu. Rubah nama ether2 menjadi LAN atau ether2 Local. Disini saya menggunakan nama LAN. Caranya sama seperti diatas. Atau lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini : 


Karena disini kita praktek menggunakan virtualbox. Makakita hanya menyetel 2 interface saja. 


Wednesday, March 1, 2017

Konfigurasi Mikrotik virtualbox dengan Winbox

Untuk belajar konfigurasi mikrotik dengan winbox lewat virtualbox, Persyaratannya ialah sebagai berikut : 
  1. Ada Koneksi Internet ( disini saya menggunakan internet dari hotspot android )
  2. Laptop sudah terintall virtualbox ( disini saya menggunakan OS ubuntu )
  3. Didalam virtualbox sudah terinstall mikrotik dan OS Kliennya ( saya menggunakan mikrotik versi 5.20 dan Windows Xp sebagai kliennya )
  4. Ketelitian dan kesabaran ( jika ada trouble dan langkah yang sedikit membingungkan )
Setelah semua siap, ada yang harus diperhatikan. Untuk os clientnya pastikan sudah terinstall Virtualbox Guest Additions, agar praktek berjalan lancar. Untuk mengintal Virtualbox Guest Additions. Caranya cukup mudah, anda butuh koneksi internet. Selanjutnya jalankan OS Yang terinstall di virtualbox, disini saya menggunakan wndows XP. Setelah selesai booting, dan masuk destop windows XP langsung tekan tombol Ctrl+D ( tombol ctrl sebelah kanan ) sampai muncul Jendela Notifikasi seperti dibawah ini :




Setelah muncul jendela tersebut, tinggal tekan YES. Jika berhasil download, maka di OS windows xp tadi akan muncul jendela instalasi Virtualbox Guest Driver. Tinggal klik next sampai instalasi selesai, lalu reboot os windows xp nya ( virtualbox )


Setelah install virtualbox Guest Additions. Langkah berikutnya kita akan download Winbox Lewat Windows XP Virtualbox. Caranya, buka Virtualbox, pilih Windows XP. Lalu klik Setting > Buka Tab Network > Adapter 1 > Pilih NAT, lebih jelasnya lihat gambar berikut.

Setelah itu klik OK. buka kembali Windows XP dan buka browser internet explorer untuk download winbox. disini saya menggunakan Winbox 2.2 dan mikrotik versi 5.20 .

Setelah semua persiapan selesai, Kini waktunya kita ke acara inti, yaitu Konfigurasi Mikrotik dengan Winbox di Virtualbox. berikut langkah langkahnya.

Langkah 1. Setting Jaaringan Mikrotik dan Windows XP.
Matikan dulu mesin klien-nya ( windows xp ) dan mesin mikrotiknya sebelum setting jaringan.
Untuk setting jaringan Mikrotiknya, gunakan dua adapter, adapter pertama pilih NAT, dan adapter 2 pilih Internal Network. lihat gambar dibawah

untuk setting jaringan klien-nya, gunakan adapter 1 saja, dan set ke internal network saja. jangan lupa, sebelum set jaringannya matikan dulu os divirtualboxnya. lihat gambar dibawah ini :



Setelah selesai setting jaringan. lanjut ke langkah 2. yakni Hidupkan virtual mesinnya ( Mikrotik dan Klien-nya, seperti windows xp, ubuntu, dan lainnya. disini saya menggunakan windowws xp )
 Setelah Mikrotik dan Klien hidup. kita hanya menggunakan klien untuk konfigurasi mikrotiknya lewat winbox.  Buka Winbox yang sudah anda download tadi. dan untuk login pakai  mac address dan username Admin serta kosongkan kolom Password. lihat gambar dibawah ini :

 Untuk login via MAC Address, klik kolom yang berisi titik-titik dan akan muncul jendela lagi seperti gambar diatas, lalu klik tulisan MAC Address dan jika berhasil akan muncul mac address serta detilnya. setelah itu klik alamat mac addressnya, selanjutnya. akan tampil seperti gambar dibawah ini :


 Untuk Login. gunakan username Admin dan Kosongkan paswrd seperti gambar diatas. dan jika berhasil, selanjutnya akan muncul seperti gambar dibawah ini :


Naahh. jika sudah Seperti gambar diatas, maka anda sudah berhasil login mikrotik atau meremot mikrotik dari winbox. Untuk langkah konfigurasi seperti Konfigurasi IP address, NAT, Proxy akan dibahas pada artikel terpisah ( untuk kenyamanan membaca ) dan semua langkah konfigurasi. link artikelnya akan ditulis diartikel ini ( Selalu Update ) jadi. tunggu penulisannya selesai yah. hehe agar tidak kepanjangan dan tidak membosankan.